5 Hal yang WAJIB Dicek Sebelum Kredit iPhone Bekas

5 Hal yang WAJIB Dicek Sebelum Kredit iPhone Bekas

Selain karena faktor prestise, banyak orang cenderung pilih beli atau kredit iPhone bekas dibanding HP Android terbaru meski harganya murah karena faktor ketahanan dan keawetannya untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Nggak bisa dipungkiri, branding Apple pada iPhone juga sangat kuat sebagai smartphone yang mewah dan premium. Hal tersebutlah salah satunya yang membuat pengguna iPhone sulit berpaling sekaligus dengan mudahnya membuat pengguna smartphone lain tertarik melirik iPhone.

Beli iPhone bekas adalah solusi yang banyak dipilih orang yang mau pake iPhone ketika versi barunya sudah nggak lagi diproduksi atau harga seri terbarunya masih sangat mahal. Sayangnya, dibanding Android, beli iPhone bekas bisa dibilang lebih merepotkan karena banyak hal yang wajib dicek supaya aman dan nggak ketipu. Apalagi kalau belinya dengan cara kredit HP tanpa uang muka, rugi banget kan kalo cicilan masih jalan tapi dalaman iPhonenya ternyata nggak sesuai ekspektasi?

Berikut ini adalah 5 hal utama yang WAJIB kamu cek jika tertarik beli atau kredit iPhone bekas.

Cek Harga Pasarannya Saat Ini

iPhone bekas memang dibanderol dengan harga yang lebih murah. Apalagi kalau seri terbarunya udah keluar, dijamin harga seri lama dan bekasnya bakalan miring. Tapi, dibandingkan Android, harga iPhone bekas bisa dibilang cenderung ‘stabil’ dalam artian tidak akan jatuh terlalu jauh. Kalau ada yang menawarkan kamu iPhone bekas dengan harga super murah sampai kamu mikir ‘ah masa sih segini?’ terutama untuk iPhone seri 6 ke atas, kamu patut curiga dan jangan langsung mengiyakan tawaran tersebut ya.

Supaya aman dan nggak ketipu, kamu perlu melakukan cek harga pasaran untuk iPhone bekas yang kamu incar. Contoh, kalo mau beli iPhone 7 full set bekas, sekarang kisaran harga pasarnya di angka Rp 3 juta sampai Rp 4 jutaan. Kamu bisa mengecek harga pasaran iPhone bekas secara langsung lewat marketplace atau e-commerce terpercaya.

Cek OS, App Store, dan Apple ID

Mengecek OS, fitur App Store, hingga Apple ID adalah hal yang wajib dilakukan untuk mengetahui keaslian iPhone bekas. Sebab, makin ke sini makin banyak iPhone KW atau palsu yang dijual yang makin susah dibedakan dengan iPhone asli. Jangan sampai udah beli atau kredit mahal-mahal ternyata yang kamu dapat adalah iPhone KW dengan OS Android, hanya bungkus atau casingnya aja yang mirip iPhone.

Untuk mengecek OS, App Store, hingga Apple ID, idealnya perlu dilakukan langsung di bagian fitur setting di iPhone bekas yang ingin kamu beli. Kalau belinya dilakukan secara offline atau datang langsung ke toko, tentu hal ini mudah dilakukan. Sementara, kalau kamu belinya online, bagaimana? Nah, kamu bisa meminta kepada penjual untuk melakukan screen record/video yang menunjukkan bagian OS, App Store, dan Apple ID. Pastikan video/screen record yang dilakukan pada iPhone yang sama dengan yang kamu mau beli.

Jika ada informasi jelas perihal versi OS, App Store yang berfungsi baik (bisa download aplikasi), hingga Apple ID yang menunjukkan “Sign in to your iPhone”, maka sangat besar kemungkinan bahwa iPhone tersebut asli.

Cek IMEI, Activation Lock, dan iCloud

Selain keaslian iPhone, kamu juga perlu memastikan bahwa iPhone bekas yang mau dibeli bukanlah hasil curian. Nggak mau kan pas udah dibeli malah nggak bisa dipake sama sekali atau malah kamu dituduh sebagai penadah? Nah, cara mengecek sebuah iPhone bekas hasil curian atau tidak bisa lewat nomor IMEI. Masukkan nomor IMEI dari iPhone tersebut ke situs stolen phone checker. Dengan begitu, informasi perihal asal usul iPhone tersebut akan keluar.

Kamu juga bisa membuka website pengecekan IMEI untuk melihat bagaimana status Activation Lock dan iCloud dari iPhone tersebut. Jika ada keterangan bahwa Activation Lock-nya “ON” dan iCloud Statusnya “Blackilst”, maka besar kemungkinan iPhone tersebut adalah hasil curian. Harap waspada!

Cek Kondisi Baterai

Kesehatan kondisi baterai adalah salah satu faktor penting yang akan memengaruhi harga jual sebuah iPhone bekas. Kalau status baterai iPhone sudah kurang dari 70% atau “Service”, artinya kamu perlu mengganti baterai tersebut segera karena sudah lemah dan akan memengaruhi performa. Yang paling aman, pilih iPhone bekas dengan kondisi baterai yang masih baik atau 80% ke atas. Agak mahal sedikit, tapi dijamin lebih aman dan nyaman digunakan.

Cek Semua Hardware/Kondisi Fisik iPhone

Namanya barang bekas, pasti ada satu-dua kekurangan bekas pakai dari pemiliknya terdahulu. Yang ini juga wajib kamu tanyakan ke penjual/cek sendiri kalau nggak mau kecewa atau rugi. Terutama pada kondisi layar/LCD, speaker, home button, port charget, dan tombol power/on/off. Sebab, kalau salah satunya rusak, biaya servisnya tidaklah murah.

Informasi Penting: Kredit iPhone Bekas Bisa Pake Kredivo Lho!

Buat kamu yang mau beli iPhone bekas tapi harganya masih lumayan tinggi kayak iPhone 8 atau iPhone X, kamu bisa manfaatkan layanan kredit HP tanpa uang muka dan tanpa kartu kredit pake Kredivo. Bisa lewat e-commerce maupun toko offline kayak Erafone, Samsung, Xiaomi Store, atau Electronic City. Sebab, saat ini, Kredivo sudah bermitra dengan 1.000+ merchant ternama di Indonesia. Kalau mau kredit iPhone bekas online, kamu bisa coba di Tokopedia, Bukalapak, atau Bhinneka, pake Kredivo. Nggak cuma yang bekas, mau kredit yang baru juga bisa!

Dengan limit maksimal sampai Rp 30 juta yang diberikan bagi pengguna Premium, kredit HP online atau barang lainnya pake Kredivo bisa pilih tenor 3, 6, atau 12 bulan, dengan suku bunga rendah cuma 2,6% per bulan. Nggak pake uang muka dan nggak pake ribet! Daftar Kredivo juga gampang banget dengan proses approval 1 x 24 jam. Caranya: download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, klik daftar sebagai pengguna Premium, lalu ikuti langkah-langkah pendaftarannya dengan benar.

Kapan lagi bisa punya akses kredit tanpa kartu kredit kayak Kredivo? Cobain sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *